CIANJUR – Sejumlah wartawan yang hendak mengonfirmasi kondisi jemaah umrah asal Cianjur di Tanah Suci harus bersabar ekstra, Rabu (4/3/2026). Pasalnya, upaya menemui Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur berakhir dengan serangkaian penundaan yang dinilai janggal oleh awak media.
Kunjungan pertama pada pagi hari dijawab petugas keamanan dengan informasi bahwa pejabat terkait sedang berada di luar kantor dan baru akan kembali sore hari. Namun saat wartawan datang lagi pukul 13.40 WIB, petugas justru menyatakan sang Kasi sudah berada di tempat.
Harapan untuk mendapatkan penjelasan pun kembali pupus ketika perwakilan humas menemui wartawan. Sang pimpinan dikabarkan sedang menerima telepon dan memiliki tamu, sehingga wawancara diminta dijadwalkan ulang.
Situasi ini memicu pertanyaan di kalangan jurnalis, apalagi setelah beredar informasi bahwa media lain disebut telah diterima untuk pertemuan pada hari yang sama. Hal ini menimbulkan kesan adanya perlakuan berbeda dalam akses informasi.
Padahal, kehadiran media bukan tanpa alasan. Publik, terutama keluarga jemaah, tengah menanti kepastian terkait kondisi dan keamanan warga Cianjur yang berada di Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan sekitar Tanah Suci. Informasi yang akurat dan cepat dinilai krusial untuk meredam kecemasan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kasi PHU terkait agenda wawancara maupun isu yang hendak dikonfirmasi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan dan profesionalisme jurnalistik.