Iklan

Iklan

Tragedi di Cugenang: Saling Lapor dan Ejekan di Balik Perkara Labu yang Berujung Maut

klikindonesia
4 Mar 2026, 21:01 WIB Last Updated 2026-03-04T14:01:24Z
Cianjur – Sebuah kejadian naas terjadi di Kampung Bayabang, Desa Talaga, Kecamatan Cugenang. Seorang pria paruh baya berinisial M (52) meregang nyawa diduga usai dihakimi massa. Ironisnya, aksi main hakim sendiri itu dipicu oleh dua buah labu.

Insiden tersebut bermula pada Sabtu, 28 Februari 2026. Saat itu, M diduga mengambil dua buah labu milik warga berinisial BA dari lahan pertaniannya. Sayangnya, aksinya itu diketahui oleh terduga pelaku penganiayaan, A (38).

Dari keterangan yang dihimpun, suasana sempat memanas. Namun, yang membuat kasus ini menarik perhatian adalah adanya kejadian sebelumnya yang mungkin menjadi pemicu emosi. Informasi yang beredar di masyarakat, beberapa waktu sebelum kejadian, korban sempat melaporkan pelaku ke kantor desa terkait masalah hewan ternak yang merusak tanaman. Pelaku juga diketahui sering melontarkan ejekan kepada korban.

Kapolsek Cugenang, Kompol Usep Nurdin, membenarkan bahwa aksi kekerasan tetap terjadi meskipun ada upaya peleraian dari saudara-saudara di lokasi.

"Iya benar, korban diamuk. Sempat ada yang melerai, namun karena emosi sudah memuncak, pukulan sempat dilayangkan hingga korban tersungkur," ujar Kompol Usep Nurdin saat dikonfirmasi.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di kepala, memar di wajah, dan pendarahan di hidung. Korban sempat menjalani perawatan medis selama dua hari, namun nyawanya tidak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 11.30 WIB.
Saat ini, jenazah korban masih berada di rumah sakit untuk menjalani autopsi. Pihak kepolisian tengah mendalami penyebab pasti kematian korban, apakah murni akibat luka penganiayaan atau ada faktor penyakit penyerta.

"Kami tidak ingin spekulasi. Saat ini pelaku sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Cugenang. Kami akan mengusut tuntas perkara ini, termasuk soal adanya laporan sebelumnya dan dugaan ejekan yang dilakukan pelaku kepada korban," tegas Kompol Usep Nurdin.

Polisi kembali mengimbau masyarakat agar tidak bertindak anarkis. Serahkan setiap persoalan hukum kepada pihak berwajib agar tidak ada lagi nyawa melayang sia-sia hanya karena persoalan sepele.(Ramdhani)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tragedi di Cugenang: Saling Lapor dan Ejekan di Balik Perkara Labu yang Berujung Maut

Terkini

Iklan