CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur terus berkomitmen meningkatkan keamanan dan kenyamanan di kawasan Alun-alun Cianjur yang kini menjelma menjadi destinasi wisata favorit masyarakat. Langkah konkret yang diambil adalah pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis dan rawan guna menekan angka kejahatan serta memberikan rasa aman bagi pengunjung.
Transformasi Ruang Publik yang Lebih Aman
Wajah Alun-alun Cianjur kini berubah total. Kawasan yang dulu dikenal semrawut dan gelap kini bertransformasi menjadi ruang publik yang tertata rapi, nyaman, dan kental dengan nuansa budaya Sunda. Sentuhan baru ini digagas oleh pengurus sementara yang ditunjuk Pemerintah Daerah Cianjur, Erlin Marlina.
Berbagai inovasi dihadirkan, mulai dari pemantauan keamanan berbasis digital, penambahan lampu penerangan, penataan pedagang, hingga pemasangan CCTV. Dua unit CCTV kini terpasang di titik-titik yang sebelumnya rawan, memberikan rasa aman bagi warga yang berlalu-lalang bahkan hingga larut malam.
Pernyataan Pengelola
Ketua Pelaksana Tugas (PLT) pengelola Alun-alun Cianjur, Erlin Marlina, menyatakan bahwa pemasangan CCTV merupakan bagian dari komitmennya untuk terus menata fasilitas umum yang ada di Alun-alun Cianjur. Dengan adanya pengawasan kamera ini, diharapkan dapat mengurangi tindak kejahatan dan membuat pengunjung merasa lebih aman dan nyaman.
"Kami ingin alun-alun tidak hanya bersih dan tertata, tapi juga menjadi ruang yang aman, nyaman, serta menghidupkan kembali identitas Cianjur sebagai bagian dari Tatar Sunda," ujar Erlin Marlina kepada awak media.
Respons Positif dari Pengunjung
Kehadiran CCTV dan berbagai pembenahan lainnya mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengunjung, Diah (30), mengaku dengan adanya pengawasan dan CCTV di tempat tersebut menambah keamanan dan kenyamanan pengunjung. Ia berharap ke depan akan semakin banyak pengunjung yang datang karena merasa aman atas adanya pembenahan ini.
Pengunjung lain, Yanti, yang rutin berolahraga di alun-alun mengungkapkan, "Keamanan sekarang jauh lebih baik. Penerangan terang, enak buat jalan-jalan malam." Sementara Sandi menambahkan, "Dulu ramai tapi kumuh. Kini asri dan adem. Budaya Sundanya kental, kita makin cinta kampung sendiri."
Komitmen Berkelanjutan
Erlin menegaskan pihaknya telah memasang wifi di Pos Satpol PP untuk memudahkan komunikasi petugas keamanan. Penataan akan terus dilakukan secara bertahap agar Alun-alun Cianjur tetap menjadi ruang publik yang bersih, tertib, aman, sekaligus pusat aktivitas masyarakat dan pelestarian budaya lokal.
"Saya bersama jajaran kepengurusan akan bekerja maksimal menata dan menjaga Alun-alun Cianjur, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan pengunjung. Harapannya, jumlah pengunjung terus meningkat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi UMKM di kawasan ini," pungkas Erlin.
Dengan lima pilar perubahan—keamanan CCTV, kebersihan, penguatan budaya Sunda, penerangan, dan perhatian pada petugas—Alun-alun Cianjur perlahan menjadi kebanggaan baru warga Priangan Timur.(DNY)