Iklan

Iklan

Polemik SPMB SMP N 7 KOTABUMI Kian Memanas Hingga Terjadi Intimidasi Kepada Pihak Wartawan Di Kabupaten Lampung Utara

klikindonesia
7 Jul 2026, 18:48 WIB Last Updated 2026-07-07T11:48:28Z
Lampung Utara. NET9.COM, -

KOTABUMI. Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya dan berjudul SPMB SMP N 7 Banyak Kejanggalan," pelaksanaan sistem penerimaan murid baru ( SPMB ) tahun ajaran 2026 / 2027 di sekolah SMP Negeri 7 kini semakin menuai polemik dan sorotan tajam dari berbagai elemen khususnya masyarakat Lampung Utara 


Proses sistem seleksi daring Online melalui tautan resmi ( SPMB ) Kabupaten Lampung Utara mencakup empat jalur (4)
 
1. Afirmasi 
2. Prestasi
3. Domisili
4. Mutasi.

Diduga penuh syarat dan diduga kuat diwarnai praktik kecurangan, manipulasi dan syarat dugaan ketidak transparan mengatas namakan sistem 


Keterangan dari narasumber terpercaya yang enggan dipublikasikan, sejumlah kejanggalan fatal ditemukan dari celah dan sela momen pengumuman kelulusan di SMP Negeri 7 Kotabumi .

( Senen 6 juli 2026 ) 


" Penerimaan SPMB melalui sistem empat jalur, prestasi, afirmasi, Domisili serta mutasi.sistem tersebut melalui Online, sangat kuat diduga melalui kepsek SMP N 7, selaku PLT. Dan Operator sekolah selaku ketua panitia SPMB sekolah tersebut, selalu menghindar dan sulit untuk di temui," ungkap narasumber pada awak media.


" Awak media pun, mendapatkan intimidasi dari oknum yang mengaku merupakan sebagai adik keluarga Oknum kepsek SMP N 7 Kotabumi Pada Hari Senin tanggal 6, Juli 2026. Hingga menghubungi pihak media untuk memanggil datang kesalahan satu kantor Organisasi media di Kabupaten  Lampung Utara. Yang menuai hujatan, perkataan perbuatan kasar, dan bahkan sempat dengan mengajak untuk seseorang berkelahi. 


" Kecurigaan semakin menguat ketika awak media mendapatkan intimidasi dari salah satu mengaku adik oknum kepsek SMP N 7 Kotabumi .

Kecurigaan dari wali murid semakin kuat ketika pihak panitia sekolah untuk mengumumkan hasil kelulusan secara menual dan menempelkan kertas di papan informasi .saat dengan waktu yang sama situs resmi SPMB terkunci dan aplikasi tersebut tidak bisa diakses publik saat hari pengumuman.

" Jadi ini sangat aneh tapi nyata, sebelum aplikasi terkunci, calon siswa baru tersebut masih terpampang nama nya, dan narasumber pun bertanya pada panitia sekolah tersebut.


" Jam brapa tutup nya pendaftaran SPMB Onlene 'ungkap Narasumber," jawab panitia sekolah tersebut pukul 02 Wib Sabtu 4 juli 2026.ungkap panitia tersebut.


Lanjut ungkap panitia sekolah kepada narasumber nomor urut berapakah calon siswa yang akan belajar disekolah SMP N 7 . Nomor urut 68, dan calon tersebut dalam pendataran SPMB Onlene itu masih ada saat aplikasi belum terkunci 


" Aman jawab panitia tersebut,karena penerimaan Domisili itu 40 persen .jadi ungkapnya calon yang akan diterima 128 siswa.setelah narasumber menyakan tutup aplikasi dengan waktu bersamaan pukul 02 WIB.
Berhubung penerimaan calon siswa baru sudah tutup, narasumberpun pamitan pulang .


Sekitar jam 5 narasumberpun masih bisa buka aplikasi SPMB Onlene, dan nama calon pendaftar pun masih terpampang jelas diaflikasi Onlene.


"Yang sangat disayangkan pada tgl 5 juli 2026. Anak tersebut mau mendaftar ulang dengan tiba-tiba nama anak calon siswa baru tidak ada dipapan informasi.

Sempat membingungkan dan menjadi pertanyaan kemanakah kepala sekolah SMP N 7 Menghilang beserta operator sekolah yang menjalankan aplikasi pendaptaran di sekolah dari wal pendaptaran hingga akhir pengumuman daptar uang tidak dapat di temui dan di mintai keterangan terkait Mekanisme dan aturan penghitungan jarak serta nilai dan jenis batuan VIP serta sistim nilai perangkingan.

Bahkan konflik tersebut sepat di tengahi oleh aparat hukum Babinsa dan Babinkamtibnas dan sudah di fasilitasi Untu dapat bertemu berhadapan secara langsung untuk di esok hari kepada kepala sekolah dan operator, namun disayangkan justru pertemuan tersebut kepala sekolah terkesan menghindar tidak keluar dari ruangannya, dan operator sekolah tidak hadir, diduga Kuwat adanya permainan dalam pendaptaran penerimaan siswa didik baru Sekolah SMP NEGERI 7 Kotabumi.

Kami meminta APH, Kejaksaan serta kepolisian yang berwenang di kabupaten Lampung Utara ( setempat ) Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara agar bisa menelisik dugaan permainan dan kejanggalan SPMB SMP N 7 agar bisa di priksa atau dipanggil untuk di proses sesuai dengan prosedur dan jika dugaan itu benar adanya maka wajib PLT ( kepsek ) dan panitia tersebut diproses secara hukum,agar memberi efek jera. Dalam duggan adanya kecurangan dalam penerimaan didik baru SMP NEGERI 7 KOTABUMI.

( FIRMAN. NET9. & TIM. )
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polemik SPMB SMP N 7 KOTABUMI Kian Memanas Hingga Terjadi Intimidasi Kepada Pihak Wartawan Di Kabupaten Lampung Utara

Terkini

Iklan