Iklan

Iklan

Tegang! Enam Ortu Siswa Geruduk Kantor Kordik Cianjur, Bawa Petisi 4 Poin & Minta Kepsek SDN BBC 1 Diganti

klikindonesia
21 Apr 2026, 20:12 WIB Last Updated 2026-04-21T13:12:31Z
Cianjur – Suasana di Kantor Koordinator Pendidikan (Kordik) Kecamatan Karang Tengah, Cianjur, mendadak memanas, Selasa (21/4/2026). Enam perwakilan orang tua/wali murid SDN Babakan Caringin 1 (BBC 1) mendatangi kantor tersebut dengan membawa surat petisi berisi empat poin tuntutan tegas.

Kedatangan mereka bukan sekadar audiensi biasa. Para orang tua meluapkan kekecewaan yang selama ini tertahan, menyusul sejumlah permasalahan yang dinilai serius dan menjadi sorotan publik.

Empat Poin Tuntutan Orang Tua

Poin pertama menyoroti dugaan ketidaksesuaian kebijakan kepala sekolah dengan harapan orang tua, khususnya terkait penggunaan uang kas. Dana yang semestinya transparan justru dipertanyakan, termasuk untuk pembelian kabel dan lampu tanpa rincian jelas.

Poin kedua, orang tua mengaku dipaksa membeli seragam sekolah melalui pihak yang telah ditentukan. Praktik ini dinilai bertentangan dengan aturan Kemendikbud yang melarang pemaksaan dalam pengadaan seragam.

Poin ketiga terkait minimnya transparansi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Orang tua mengaku tak pernah mendapat informasi jelas soal penggunaan anggaran tersebut.

Poin keempat, komite sekolah yang seharusnya menjadi mitra pengawas justru tak pernah dilibatkan secara aktif. Kondisi ini dinilai memperkuat kecurigaan adanya celah penyimpangan.

"Sekolah Makin Amburadul"

Salah satu perwakilan orang tua, AS (39), menyampaikan harapannya agar ada perubahan nyata.

"Harapan kami sederhana, ada perubahan ke arah yang lebih baik. Jangan sampai sekolah ini makin amburadul dan terus kehilangan kepercayaan dari masyarakat," ujarnya.
AS juga mengungkapkan fakta mengkhawatirkan: sejumlah murid mulai pindah ke sekolah lain. Fenomena ini menjadi sinyal kuat tergerusnya kepercayaan publik.

Pernyataan lebih tegas datang dari HH (41). Ia secara terbuka mengusulkan kepala sekolah diganti jika tak mampu memperbaiki keadaan.

"Kalau memang tidak bisa memperbaiki keadaan, ya sebaiknya diganti saja. Kami sudah menyampaikan petisi ke Kordik, dan alhamdulillah diterima dengan baik. Katanya akan segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Menanggapi hal ini, Kordik Karang Tengah, Yusup Riadi, memilih bersikap hati-hati. Ia menegaskan pihaknya tak akan terburu-buru mengambil kesimpulan tanpa mendengar semua pihak.

"Ini masih tahap komunikasi. Kami tidak bisa memutuskan sepihak tanpa klarifikasi dari kedua belah pihak," jelasnya.

Yusup berencana turun langsung ke SDN Babakan Caringin 1 untuk mengecek fakta di lapangan.

"Besok kami akan ke sekolah untuk memastikan fakta yang sebenarnya. Jika memungkinkan, kami akan mempertemukan kedua pihak agar persoalan ini bisa diselesaikan secara terbuka dan adil," tambahnya.

Namun, keresahan orang tua belum mereda. Mereka menuntut tindak lanjut nyata, bukan sekadar prosedur formal. Kasus ini menjadi cermin bahwa dunia pendidikan di Cianjur masih menyimpan pekerjaan rumah besar. Transparansi bukan pilihan, melainkan keharusan. Publik berhak tahu jika benar ada praktik menyimpang dalam pengelolaan dana pendidikan.

Sebab pendidikan bukan ladang kepentingan, melainkan amanah yang tak boleh diselewengkan.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tegang! Enam Ortu Siswa Geruduk Kantor Kordik Cianjur, Bawa Petisi 4 Poin & Minta Kepsek SDN BBC 1 Diganti

Terkini

Iklan