Iklan

Iklan

​Tuntut Pencabutan MoU Bermasalah, Ribuan Massa Pesisir Indramayu Siap Gelar Aksi Damai Hari Kamis

klikindonesia
28 Apr 2026, 19:45 WIB Last Updated 2026-04-28T12:45:42Z
​Netsembilan.com Indramayu – Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menegaskan akan tetap turun ke jalan pada Kamis mendatang untuk menyuarakan penolakan terhadap Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dinilai mengancam ruang hidup masyarakat petani tambak pesisir Audiensi di pendopo Kabupaten tidak ada titik temu. Selasa 28/4/2026.

‎Aksi yang diprediksi akan mengerahkan sedikitnya 10.000 massa tersebut tetap menjadi agenda utama sebagai protes keras atas Program Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura.

Langkah ini diambil meski telah ada kesepakatan awal antara perwakilan masyarakat dengan Pemerintah Daerah dan DPRD Indramayu.

H. Juhadi P3mbina Kompi mengatakan ​Desak Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pusat​ Dalam pertemuan terbaru, Bupati dan Ketua DPRD Indramayu telah bersepakat untuk melayangkan surat resmi kepada DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Surat tersebut bertujuan memohon fasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mencari solusi atas sengketa pengelolaan lahan yang telah digarap masyarakat selama lebih dari 50 tahun.

​Masyarakat menilai MoU yang ada saat ini menabrak regulasi dan berpotensi menggusur warga yang telah menggantungkan hidup dari lahan tersebut secara turun-temurun.
​Dukungan untuk Keberanian Bupati
​Koordinator lapangan menyatakan bahwa aksi massa yang direncanakan pada hari Kamis merupakan bentuk dukungan moral agar Bupati Indramayu berani mengambil sikap tegas.

​"Aksi ini adalah sokongan agar Bupati berani mengkaji ulang atau bahkan mencabut MoU tersebut sebagai bukti nyata keberpihakan kepada rakyat kecil," ujar ketua Kompi Hatta.

​Komitmen Aksi Damai dan Soroti Intimidasi ​Pihak KOMPI menekankan bahwa pergerakan massa ini adalah aksi damai. Mereka meminta pihak Kepolisian untuk bekerja profesional dan mewaspadai adanya penyusup yang berniat memicu kekacauan di tengah massa.

"​Selain tuntutan lahan, masyarakat juga menyayangkan adanya pernyataan bernada intimidasi dari oknum tertentu yang dinilai melukai perasaan warga. Masyarakat menegaskan tidak akan mundur demi mempertahankan hak atas ruang hidup dan lahan garapan," ucap ketua Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI).

Hatta menegaskan bahwa pertemuan ini. sama sekali tidak akan menyurutkan langkah pihaknya untuk menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada 30 April  mendatang.   (Ari)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • ​Tuntut Pencabutan MoU Bermasalah, Ribuan Massa Pesisir Indramayu Siap Gelar Aksi Damai Hari Kamis

Terkini

Iklan