Netsembilan.com Indramayu –
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Tenaga kerja Pembinaan Bursa Kerja khusus (BKK) Tahun 2026 Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Indramayu. Upaya dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan keterserapan lulusan sekolah kejuruan terus digalakkan. Dalam sebuah agenda pembinaan yang digelar baru-baru ini acara di aula Disnaker Kabupaten Indramayu Senin 20/4/026.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Indramayu, Asep Kurniawan menyampaikan bahwa optimalisasi BKK sangat krusial untuk menjembatani dunia pendidikan dengan dunia industri. Melalui pembinaan ini, diharapkan setiap satuan pendidikan mampu memetakan potensi alumni agar selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
“Kegiatan pembinaan BKK ini bertujuan untuk memaksimalkan tingkat penyerapan alumni di masing-masing satuan pendidikan. Fokus utama kami adalah menurunkan angka pengangguran, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
"Sinkronisasi dengan Kawasan Industri Saat ini, tercatat ada 58 BKK yang tersebar di berbagai satuan pendidikan di Indramayu. Mengingat pesatnya perkembangan kawasan industri di wilayah tersebut, Disnakertrans menekankan pentingnya persiapan yang matang dari pihak sekolah.
"BKK dapat membaca arah prospek kebutuhan industri masa depan. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya ketidaksesuaian (mismatch) antara ketersediaan tenaga kerja (supply) dengan permintaan pasar (demand).
“Kami berharap teman-teman di BKK sudah bisa mempersiapkan diri dan melihat prospek kebutuhan ke depan. Jangan sampai terjadi mismatch antara supply dan demand tenaga kerja. Dengan sinkronisasi yang baik, lulusan kita akan lebih mudah terserap di kawasan-kawasan industri yang ada,” tambahnya.
Bapak Ikhwan (50), perwakilan dari SMK NU Haurgeulis, memaparkan pentingnya pemetaan rekrutmen tenaga kerja di wilayah Kabupaten Indramayu.
"Kegiatan ini difokuskan pada sinkronisasi antara ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan peluang kerja yang muncul seiring berkembangnya berbagai sektor industri, salah satunya adalah potensi besar di Kawasan Industri Losarang.
Jembatan Bagi Lulusan Sekolah
Bapak Ikhwan menjelaskan bahwa inisiatif ini membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Indramayu, khususnya bagi lembaga sekolah yang dipimpinnya." Tuturnya.
"Dengan adanya pemetaan yang jelas, sekolah memiliki panduan strategis dalam menyalurkan para alumni ke dunia kerja.
"Melalui kegiatan ini, kami dari pihak sekolah dapat lebih optimal dalam menempatkan para alumni yang siap bekerja. Ini merupakan manfaat nyata bagi kami," ujar Pak Ikhwan dengan optimis.
"Untuk Kesejahteraan Masyarakat Lebih lanjut, beliau berharap agar sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di Indramayu. Fokus utamanya adalah memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan penghidupan yang layak melalui ketersediaan lapangan pekerjaan.
"Harapan kami tentu sederhana namun mendalam, yakni mudah-mudahan seluruh masyarakat Indramayu dapat terserap di dunia kerja dan mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik," pungkasnya.
Langkah proaktif ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuktikan bahwa putra-putri daerah Indramayu siap menjadi motor penggerak industri di tanah kelahiran mereka sendiri. (Ari)