CIANJUR – Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat (AMAR) menggelar diskusi publik sekaligus kegiatan berbagi dan buka puasa bersama di Km 95 Caffe, Cianjur, pada Rabu (11/3). Kegiatan ini mengangkat tema “Rakyat Menjerit: Ekonomi Sulit, Pengangguran Meningkat – Refleksi Sosial Ekonomi di Kabupaten Cianjur.”
Diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur, Bapperida Cianjur, Dinas Sosial, serta Hendi Mulyana selaku Ketua DPD PAN sekaligus anggota DPRD Kabupaten Cianjur. Sejumlah organisasi mahasiswa, termasuk PMII, turut hadir mendukung ruang dialog antara mahasiswa dan masyarakat ini.
Dalam sambutannya, Adi Otong selaku panitia pelaksana menyampaikan bahwa AMAR saat ini menyoroti berbagai persoalan sosial yang terjadi di Cianjur. Ia mencontohkan beberapa kasus yang mencerminkan kondisi masyarakat, seperti peristiwa pencurian labu yang berujung pada penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Ia juga menyoroti isu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah ramai diperbincangkan dan dinilainya tidak mencerminkan keberpihakan terhadap rakyat.
“Kehadiran AMAR adalah untuk menjadi wadah perjuangan masyarakat kecil dan membela kelompok yang lemah. Lewat forum seperti ini, kami ingin membuka ruang diskusi dan bertukar pikiran soal persoalan sosial yang terjadi, sekaligus mencari solusi bersama,” ujar Adi.
Sementara itu, Hendi Mulyana menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap kegiatan diskusi semacam ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif, serta memperkuat peran mahasiswa dan masyarakat dalam merespons berbagai persoalan sosial dan ekonomi di Kabupaten Cianjur.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Semoga ke depan sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah terus terjalin,” pungkasnya.
(RAMDHANI)