Subang - Humas. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Riset Teknologi Tepat Guna (PRTTG)-BRIN dengan Fakultas Teknik Universitas Lampung (FT-Unila) terkait riset alat, mesin pascapanen dan pengolahan limbah pertanian, serta kegiatan Kuliah Umum dengan Tema : “The Challenge of Appropriate Technology for Sustainable Agriculture toward Indonesia 2045”,
Di perguruan tinggi saat ini diamanahkan untuk melaksanakan kegiatan MBKM. Salah satu kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya kerja praktek, namun juga magang di dunia usaha dan dunia industri selama satu bahkan dua semester. Kami juga berharap dapat bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri untuk pelaksanaan MBKM, sehingga nantinya bisa dilanjutkan tidak hanya magang mahasiswa namun kegiatan lain semisal penelitian dosen, kuliah umum dan bahkan kami membutuhkan dosen praktisi mengajar, sambut Helmy Fitriawan selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Lampung pada pertemuan di Aula, Dekanat Fakultas Teknik Unila, Jl. Sumantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung pada hari Jum’at (08/12).
“Penelitian di PRTTG tidak terbatas hanya mesin, namun juga bisa di teknik elektro dan teknik kimia, sehingga Unila juga dapat menginisasi beberapa kerja sama dengan Pusat Riset yang ada di BRIN, harapannya semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kedua belah pihak serta tidak terbatas di jurusan teknik mesin saja, namun di semua program studi di Fakultas Teknik bisa bergabung”, sambut Helmy.
Sementara Achmat Sarifudin selaku Kepala PRTTG-BRIN menyampaikan bahwa “Alhamdulillah kami dapat melakukan kunjungan balasan teman-teman FT Unila dan kami sangat menyambut baik kerja sama dengan Unila, langkah resmi menjadi hal yang baik dan capaian bahwa kami memiliki kolaborasi secara spesifik untuk bidang teknik mesin”, di PRTTG ada sedikit perbedaan dengan yang di kerjasamakan, flagship riset utama TTG adalah bagaimana mengembangkan riset peralatan yang mendukung pertanian dan pangan yang teruji secara komprehensif, pungkas Achmat.
Achmat juga menyampaikan bahwa dengan Amanah tersebut, kami mencoba mendekati bidang peralatan dari dua sudut pandang yaitu perekayasaan peralatan dan perekayasaan proses. Dalam acara tersebut ia juga didaulat untuk menyampaikan kuliah umum di civitas dan Mahasiswa/i Unila dengan tema :“The Challenge of Appropriate Technology for Sustainable Agriculture toward Indonesia 2045”.
Diakhir sambutannya ia berharap agar nanti mahasiswa dan akademisi lainnya bisa tertarik melakukan kegiatan penelitian di PRTTG BRIN Subang, karena jarak Lampung ke Subang mungkin tidak terlalu jauh, pungkas Achmat.
Hadir dalam acara tersebut jajaran dari Dekan Fakultas Teknik Unila dan perwakilan periset dan Koordinator Pelaksana Fungsi Layanan Kerja Sama Multi Unit Kerja Kawasan Subang, Sumedang, Garut, Rutriana Meilisa serta Sudirman selaku Koordinator Pelaksana Fungsi Layanan Hukum Multi Unit Kerja Kawasan Subang, Sumedang, Garut. (sp).

