Iklan

Iklan

PROYEK KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN ( KLHK ) DI DESA CIWARENG KABUPATEN PURWAKARTA DIDUGA DIMONOPOLI OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

3 Okt 2020, 23:10 WIB Last Updated 2020-10-03T16:10:52Z


NET9 - - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) Republik Indonesia, dan Satuan Kerja Sekertariat Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten berikan bantuan pembangunan Pusat Daur Ulang (PDU) sampah berkapasitas 10 ton, dengan anggaran APBN sebesar  Rp. 1.272.662.788 miliar, yang berlokasi di Desa ciwareng Kecamatan babakancikao kabupaten Purwakarta terkesan asal jadi.


Namun sangat disayangkan pembangunan PDU sampah yang dikerjakan oleh CV. cahaya mutiara permata selaku kontraktor pelaksana dan PT. Sima megantara surya selaku konsultan pengawas  tidak diketahui oleh warga, justru warga mengetahui adanya kegiatan setelah melihat beberapa mobil masuk membawa material, warga sekitar merasa kaget dengan adanya proyek tersebut saat meninjau kelokasi.


"Pembangunan asal jadi itu terlihat dari material yang di gunakan, seperti besi ukuran banci, semennya pun bukan semen tiga roda melainkan semen merah putih, dan pembangunan pun terlihat asal - asalan", ucap salah seorang warga.


Jelas di sini menuai polemik dikalangan masyarakat setempat, keberadaan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) dan rencana pembangunan PDU sampah yang sangat berdekatan dengan lokasi tersebut yang di kepalai oleh mandor pelaksana heri saat di konfirmasi  awak media tidak berbuat banyak dikarnakan penanggung jawab pelaksana pembangunan  sedang tidak ada di lokasi.




Tambahnya, Heri selaku mandor dari pelaksana tersebut menjelaskan saya di sini hanya sekedar kerja saja klo untuk permasalah tentang berkaitan dengan ijin-ijin kelengkapan berkas kebetulan Pak Indra nya sedang tidak di sini,sedang ada di Papua jelas Heri, nah sedangkan saya hanya penanggung jawab teknis pelaksanaan di lapangan saja dan saat kami tanya tentang para pekerja yang disini dengan cukup lumayan bayak ada 15 orang kurang lebih,dari mana saja para pekerja ini ??," tanya awak media, kebanyak dari luar kota pak dengan kepolosan nya dia bicara,pasal nya harus mempunyai skill dan basick, dan seharusnya para pekerja maksimal warga setempat dengan swakelola swadaya masyarakat setempat justru yang terlihat dilokasi  kebanyakan dari luar kota,jelas sudah disini masyarakat setempat khususnya di desa ciwareng dirugikan.


Ditempat berbeda, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan DLHK Purwakarta Acep saat dimintai keterangan lewat telepon seluler mengatakan " tidak mengetahui dan mengakui belum tau apalagi melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat sekitar lokasi pembangunan PDU."




"Sebelumnya kita telah menjadwalkan sosialisasi bersama Kades Jadi bisa kita sampaikan bahwa dampak dari pada pembangunan PDU sampah ini sangat minim sekali di bandingkan dengan keberadaan TPS yang ada dengan adanya penimbunan sampah di lokasi tersebut," tutupnya. ( P.toto .N )

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PROYEK KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN ( KLHK ) DI DESA CIWARENG KABUPATEN PURWAKARTA DIDUGA DIMONOPOLI OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x