Iklan

Iklan

Pemuda Truwali Tuntut PT Eka Perdana Perbaiki Jalan Rusak Imbas Pengalihan Arus Proyek Jembatan Kalikapur

klikindonesia
20 Okt 2026, 17:39 WIB Last Updated 2026-10-20T10:39:09Z
Netsembilan.com Indramayu – Forum Komunikasi Pemuda Truwali melayangkan pernyataan sikap kepada PT Eka Perdana selaku pelaksana proyek rekonstruksi Jembatan Kalikapur, Selasa (20/10)

Mereka menuntut pertanggungjawaban atas kerusakan Jalan Blok Truwali, Desa Kedokanbunder Wetan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, yang diduga berkaitan dengan pengalihan arus lalu lintas selama proyek berlangsung.

Forum Komunikasi Pemuda Truwali menyoroti penggunaan Jalan Blok Truwali sebagai jalur alternatif bagi kendaraan bertonase besar selama proses rekonstruksi jembatan. Penggunaan jalan tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kerusakan yang kini dikeluhkan masyarakat.

Koordinator Lapangan I FKPI, Sukarno, mengatakan kerusakan jalan tersebut berpotensi mengganggu aktivitas warga sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

“Kerusakan jalan tidak hanya berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan menimbulkan kerugian bagi para pengguna jalan,” ujar Sukarno.

Menurut FKPI, pelaksanaan proyek infrastruktur harus memperhatikan keselamatan masyarakat, termasuk kondisi jalan yang digunakan sebagai jalur pengalihan arus lalu lintas.

Koordinator Umum FKPI, Edi Supriyadi, menegaskan pembangunan infrastruktur untuk kepentingan publik harus tetap memperhatikan hak masyarakat untuk mendapatkan akses jalan yang aman dan layak.

“Pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dari kepentingan publik. Namun, pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan hak masyarakat untuk mendapatkan akses jalan yang aman dan layak,” kata Edi.

Ia juga meminta adanya kejelasan mengenai penggunaan Jalan Blok Truwali sebagai jalur pengalihan arus, kondisi jalan sebelum dan sesudah digunakan, serta langkah konkret untuk menangani kerusakan yang terjadi.

Melalui pernyataan terbuka tersebut, FKPI menyampaikan empat tuntutan kepada pihak terkait.

Pertama, meminta PT Eka Perdana bertanggung jawab atas kerusakan Jalan Blok Truwali yang diduga berkaitan dengan pengalihan arus lalu lintas selama pelaksanaan proyek rekonstruksi Jembatan Kalikapur.

Kedua, menuntut pemulihan dan perbaikan Jalan Blok Truwali secara menyeluruh agar kembali aman dan layak digunakan masyarakat.

Ketiga, mendesak PT Eka Perdana menyampaikan transparansi serta kepastian komitmen dalam menangani persoalan kerusakan jalan tersebut.

Keempat, meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban Pemerintah Desa Kedokanbunder Wetan terkait penggunaan Jalan Blok Truwali sebagai jalur pengalihan arus lalu lintas.

FKPI berharap pernyataan sikap tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong penyelesaian persoalan secara terbuka dan bertanggung jawab, dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Mereka juga menegaskan akan mempertimbangkan aksi demonstrasi apabila tuntutan tersebut tidak mendapat tanggapan atau tidak ditindaklanjuti secara serius. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus desakan agar kerusakan jalan segera mendapatkan penanganan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari PT Eka Perdana maupun Pemerintah Desa Kedokanbunder Wetan mengenai persoalan tersebut dalam materi pemberitaan yang diterima.

Masyarakat berharap pihak-pihak terkait segera membuka ruang dialog, memberikan kejelasan informasi, serta menunjukkan komitmen nyata dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Dengan demikian, keselamatan pengguna jalan dan kepentingan warga Blok Truwali dapat tetap terjaga.  (Ari)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pemuda Truwali Tuntut PT Eka Perdana Perbaiki Jalan Rusak Imbas Pengalihan Arus Proyek Jembatan Kalikapur

Terkini

Iklan