Netsembilan.com Indramayu – Pengadilan Negeri (PN) Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel. Menanggapi perhatian besar publik terhadap penanganan kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, PN Indramayu memastikan bahwa seluruh proses persidangan berjalan secara objektif dan bebas dari segala bentuk intervensi.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas, serta mempercayakan sepenuhnya jalannya proses hukum kepada majelis hakim yang bertugas.
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Juru Bicara PN Indramayu, Dr. Bayu Adhypratama, SH., MH., pada Rabu (20/05/2026).
"Kami dari pengadilan berharap situasi tetap aman dan tertib. Serahkan sepenuhnya kepada majelis hakim yang mengadili perkara ini. Kami meyakini majelis hakim akan menilai dan memutus perkara dengan seadil-adilnya, secara objektif dan transparan berdasarkan alat bukti yang sah, tanpa ada tekanan dari pihak manapun," ujar Bayu secara optimis.
Saat ini, proses persidangan perkara tersebut telah memasuki tahapan pembuktian. Sebagai lembaga peradilan yang menjunjung tinggi asas keadilan yang setara bagi semua pihak (equality before the law), PN Indramayu memberikan ruang yang proporsional baik bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun tim kuasa hukum terdakwa.
Menurut Bayu, kedua belah pihak diberikan kesempatan yang sama luasnya untuk menghadirkan alat bukti surat maupun saksi di persidangan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan.
"Majelis hakim tidak akan membatasi hak penuntut umum maupun terdakwa. Kedua belah pihak diberikan porsi yang sama secara proporsional. Hakim akan menilai seluruh fakta yang terungkap secara netral," tambahnya, menegaskan profesionalisme korps hakim PN Indramayu.
Prioritas Keamanan dan Kenyamanan Sidang Sebagai bentuk pelayanan prima dan langkah antisipasi terhadap potensi kegaduhan, PN Indramayu juga telah menerapkan standar mitigasi risiko keamanan yang sangat ketat.
Langkah ini diambil demi menjaga marwah peradilan sekaligus memberikan rasa aman bagi semua pihak yang hadir.
Beberapa langkah konkret yang diterapkan di antaranya
Pengamanan Berlapis Menyiagakan aparat kepolisian di dalam dan sekitar ruang sidang.
Pengawasan Ketat Memperketat skrining terhadap seluruh pengunjung yang datang.
Mewajibkan penggunaan kalung tanda pengenal (id card) khusus bagi jurnalis dan pengunjung sidang untuk mempermudah identifikasi serta menjaga ketertiban.
"Kami telah memitigasi risiko di setiap persidangan agar tidak ada lagi kejadian yang tidak diinginkan atau kegaduhan," tegas Bayu.
Melalui langkah-langkah terukur ini, PN Indramayu membuktikan kesiapannya dalam mengawal kasus-kasus besar secara profesional. Pihak pengadilan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersabar, menghormati jalannya proses hukum, dan bersama-sama mengawal persidangan ini hingga putusan akhir dibacakan dengan damai. (Ari)