![]() |
| Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, sampaikan sambutan pada penyerahan piagam dan Apresiasi Pencapaian UHC di Pendopo Bupati Cianjur. |
NETSEMBILAN.COM | CIANJUR - Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah hadiri acara Penyerahan Apresiasi Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Pendopo Bupati Cianjur, yang langsung disampaikan oleh Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan. Jumat (26/09/2025).
Selaku Pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur Lepi Ali Firmansyah, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal, diantaranya,
Pemerintah Daerah (Pemuda), sesuai amanat konstitusi UUD 1945, berkewajiban menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
"DPRD bersama Pemda Cianjur menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat," ujar pria yang akrab disapa Kang Lepi ini.
Menurutnya, salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pencapaian Universal Health Coverage (UHC), sebagaimana ditargetkan pemerintah dengan sasaran minimal 98% penduduk menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Berkat kerja keras semua pihak, Kabupaten Cianjur saat ini telah berhasil meraih status UHC Prioritas," katanya.
Pencapaian ini, lanjut Kang Lepi, menandakan bahwa hampir seluruh masyarakat Cianjur telah terlindungi dalam program JKN-KIS, sehingga hak dasar masyarakat atas jaminan kesehatan semakin nyata terwujud.
"Keberhasilan ini merupakan capaian penting sekaligus bukti sinergi antara pemerintah, DPRD, tenaga kesehatan, dan masyaraka," imbuhnya.
Namun demikian, masih kata Kang Lepi, keberlanjutan serta peningkatan kualitas layanan kesehatan tetap menjadi tanggung jawab bersama, agar manfaat program jaminan kesehatan dapat dirasakan secara adil, merata, dan berkesinambungan.
Kang Lepi menegaskan, Pimpinan DPRD juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan kesehatan harus dibarengi dengan akses layanan yang merata, kualitas layanan terstandar, perlindungan finansial lewat jaminan kesehatan, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
"Selain itu, keadilan dan inklusivitas bagi kelompok miskin, rentan, dan penyandang disabilitas juga menjadi prioritas, dengan tujuan akhir," pungkas dia. (Ruslan Ependi)
