Netsembilan.com | Brebes - Kebakaran melanda Sekolah Menengah Atas Negeri ( SMAN ) 1 Bantarkawung,Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes sekira pukul 15:30 WIB pada ,Sabtu (19/3/2024).
Api melahap tujuh ruang kelas hingga menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, mengingat sekolah tengah libur karena menerapkan sistem lima hari belajar.
*Api Pertama Kali Dilihat Penjaga Sekolah*
Kebakaran pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah yang hendak pulang. Saat melintas di bagian belakang, ia melihat titik api sudah cukup besar di area belakang ruang kelas XI.
“Saat tiba di belakang kelas api sudah membesar karena kondisi kering dan angin kencang, api merembet ke bangunan kelas,” ungkap Feri, salah satu penjaga SMAN 1 Bantarkawung.
Kemudian penjaga tersebut meminta pertolongan ke rekan kerjanya untuk membantu memadamkan tapi karena api sudah cukup besar dan sudah ada yang menjalar ke ruangan kelas.
Tim relawan Redcar Kecamatan Bantarkawung yang menerima laporan via telp turut membantu memadamkan dan 20 menit kemudian 1 unit mobil pemadam kebakaran ( Damkar ) Kabupaten Brebes pos Bumiayu turut membantu.
Kepala sekolah SMAN 1 Bantarkawun, Drs.Mokhamad Zaenal Alimin, M.Pd,dalam keterangannya mengatakan sebanyak 7 ruang kelas terbakar yaitu kelas 11,kerugian di taksir sekitar 2 milyar dengan kerugian matrial terdiri dari lemari, meja, kursi dan atap serta genteng ambruk, tuturnya.
Dalam memadamkan kebakaran tersebut di bantu TNI-Polri serta masyarakat yang berlangsung hampir 1 jam karena terkendala minimnya sumber air,maka diambil langkah dengan memompa air dari sungai pemali dengan jarak sekitar 1 km lebih.
KapolsekbBantarkawung melalui Kanitintelkam Aiptu Silviantoro Agung Primayesa Jayadi S.H.,
pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.
Hingga berita ini di turunkan tim pemadam kebakaran masih melakukan pendinginan guna mencegah titik api baru***