NETSEMBILAN.COM Indramayu – Keluhan terhadap pelayanan Perumda Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu kembali mengemuka. Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Indramayu mengeluhkan buruknya kualitas dan pasokan air bersih yang tak kunjung membaik, meski tarif pembayaran dinilai tetap mahal.
Pada Minggu (09/08/2026),
Warga merasakan aliran air dari kran mengalami gangguan parah sejak sore hingga malam hari. Air yang keluar sangat kecil, bahkan di beberapa wilayah sempat mati total. Tidak hanya aliran yang tersendat, kualitas air yang diterima warga juga dikeluhkan karena dalam kondisi keruh dan tidak bersih.
Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat. Beberapa wilayah yang terdampak cukup parah meliputi Kelurahan Paoman, Margadadi, Desa Pabean Udik, serta sejumlah kawasan perumahan (BTN) di wilayah Kecamatan Indramayu. Kekesalan warga pun meluap di media sosial, di mana banyak akun mengunggah keluhan terkait minimnya pasokan air tersebut.
Poin Keluhan Utama Warga
Aliran Tersendat: Air tidak mengalir lancar dari sore hingga malam hari, debit kran sangat kecil.
Kualitas Buruk: Air yang keluar sering kali keruh dan tidak layak guna.
Tarif Tidak Sebanding: Biaya yang ditanggung pelanggan dinilai mahal, namun tidak diimbangi pelayanan optimal.
Respons Minim Pihak Humas Perumda Tirta Darma Ayu belum memberikan klarifikasi resmi hingga berita ini diturunkan.
Masyarakat mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu turun tangan untuk mendorong BUMD tersebut melakukan pembenahan manajemen dan teknis secara menyeluruh, agar hak warga mendapatkan pasokan air bersih yang layak dapat terpenuhi. (Ari)