Netsembilan.com Indramayu — Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Indramayu terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat. Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemkab Indramayu siap mendistribusikan bantuan pangan beras alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 secara sekaligus.
Kepala DKPP Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto, meninjau langsung kesiapan stok dan kualitas beras di Gudang Filial Leuwigede, Kecamatan Widasari, bersama jajaran Bulog, Forkopimda, dan Dinas Sosial. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa beras yang diterima masyarakat memenuhi standar kualitas terbaik.
Pada periode kali ini, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan langsung menerima 30 kg beras murni (alokasi 10 kg per bulan). Jumlah sasaran penerima di Kabupaten Indramayu juga mengalami peningkatan sebanyak 3.004 PBP, sehingga total penerima manfaat kini mencapai 317.133 PBP.
100% Produk Lokal Petani Indramayu
Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan bahwa seluruh beras yang disalurkan merupakan beras kualitas medium hasil penyerapan produk lokal dari para petani Indramayu sendiri. Program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini menjadi angin segar bagi warga, terlebih di tengah kondisi sebagian besar wilayah yang masih memasuki masa paceklik dan awal musim tanam.
"Semua hasil pengadaan berasal dari panennya orang Indramayu. Tidak ada beras dari luar daerah, apalagi beras impor," tegas Sugeng Heryanto saat peninjauan.
Penyaluran Tepat Sasaran Sebelum 17 Agustus Kepala Bulog Cabang Indramayu, Apip Wijaya, menjelaskan bahwa pendistribusian beras ditargetkan mulai berjalan sebelum peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026. Skema penyaluran tetap mengedepankan transparansi dan ketepatan sasaran.
Sistem Undangan & Verifikasi: Petugas membagikan undangan resmi kepada KPM untuk mengambil bantuan di titik bagi yang ditentukan.
Pendataan Digital: Proses penyerahan dicatat berbasis by name by address dan didokumentasikan secara digital melalui aplikasi resmi.
Sinergi Desa: Mengatasi dinamika data seperti penerima yang telah meninggal dunia atau duplikasi nama, Bulog dan DKPP terus berkoordinasi intensif dengan perangkat desa setempat agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak.
Langkah cepat dan sinergis antara Pemkab Indramayu dan Perum Bulog ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan daerah sekaligus menjadi kado manis Kemerdekaan bagi ratusan ribu keluarga di Kabupaten Indramayu. (Ari)