CIANJUR – Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur memasuki babak baru. Setelah melewati tahap administrasi, kini 17 peserta resmi mengikuti ujian wawancara di lingkungan Pemkab Cianjur pada Senin (20/5/2026).
Kepala Bagian Kesra sekaligus anggota tim seleksi, Selamet Riyadi, menyatakan bahwa wawancara ini menjadi filtrasi penting untuk menjaring figur terbaik bagi kepemimpinan Baznas mendatang.
“Sebanyak 17 peserta diuji oleh tiga orang penguji. Materinya meliputi kebijakan zakat, moderasi beragama, dan wawasan kebangsaan,” ujar Selamet.
Hasil seleksi tahap ini akan segera diumumkan pada Kamis, 21 Mei 2026, di mana hanya 10 peserta terbaik yang akan dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.
“Dari 17 orang, kita pilih 10 untuk melanjutkan,” tegasnya.
Sepuluh nama yang terpilih nantinya akan diserahkan kepada Bupati Cianjur untuk selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat guna proses verifikasi. Dari proses tersebut, akan ditetapkan lima orang sebagai pimpinan definitif Baznas Kabupaten Cianjur melalui Surat Keputusan (SK) Bupati.
Selamet menambahkan, masa jabatan pimpinan Baznas saat ini berakhir pada September 2026. Karena itu, pelantikan pimpinan baru ditargetkan berlangsung pada bulan yang sama.
“Jika tidak ada perubahan, pelantikan akan dilakukan September mendatang,” ujarnya.
Proses seleksi ini diharapkan melahirkan pimpinan Baznas yang kompeten, mampu meningkatkan pengelolaan zakat, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat Cianjur.(DNY)