Netsembilan.com Indramayu – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, bekerja sama dengan DKPP Provinsi Jawa Barat dan Perum Bulog, resmi menggelar "Gerakan Pangan Murah" secara serentak.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pokok yang kerap bergejolak menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Plt. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Indramayu, IbuTati Hartati menyampaikan bahwa momentum menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M ini menjadi fokus utama pemerintah dalam mengintervensi pasar. Program ini diselenggarakan guna memastikan masyarakat bisa mendapatkan akses pangan berkualitas tanpa harus terbebani lonjakan harga.
"Kegiatan ini kami gelar secara khusus menjelang Hari Raya Idul Adha untuk membantu meringankan beban belanja masyarakat. Seluruh pembiayaannya didanai langsung melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ujar Tati saat memberikan keterangan resmi di lokasi acara, halaman kantor DKPP Kabupaten Indramayu, Jumat (22/5/2026).
Tati menjelaskan, dalam Gerakan Pangan Murah ini, berbagai komoditas strategis disalurkan langsung kepada masyarakat dengan harga yang berada jauh di bawah harga pasar. Komoditas yang disediakan sangat beragam, mulai dari beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kg, daging sapi berkualitas, minyak goreng, telur ayam, hingga aneka sayuran segar.
Menurutnya, tingginya antusiasme warga yang memadati lokasi sejak pagi hari menunjukkan bahwa program intervensi seperti ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas.
"Harapan besar kami, masyarakat bisa memanfaatkan momen ini untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi instrumen penting bagi pemerintah untuk menstabilkan harga komoditas utama seperti beras, telur, dan daging di pasar luar agar tidak melonjak drastis," tambah Tati.
"Program yang terbuka untuk umum ini juga melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk Bank Indonesia, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), ID FOOD, serta PG Rajawali II. Melalui kerja sama terpadu ini, DKPP Indramayu optimistis pasokan pangan di wilayah Indramayu akan tetap aman dan terkendali hingga hari raya nanti." Tuturnya. (Ari)