Iklan

Iklan

Bupati Cianjur Berharap PKBM Bermanfaat Bagi Masyarakat

klikindonesia
18 Feb 2026, 17:27 WIB Last Updated 2026-02-18T10:27:58Z
Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian bersama Ketua FK PKBM Kabupaten Cianjur Deni Abdul Kholik pada acara Bimtek PKBM

NETSEMBILAN.COM | CIANJUR- Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, resmi membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), penguatan tata kelola dan efektifitas penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan yang akuntabel kepada para pengelola Sanggar Kreasi Belajar (SKB) dan PKBM di Palace Hotel Cipanas, selama tiga hari sejak Tanggal 13 hingga 15 Februari 2026.

Bupati Cianjur mengapresiasi kiprah PKBM, terutama kepada para kepala sekolah atau tutor yang telah mendidik warga Cianjur. Menurutnya, PKBM merupakan garda terdepan dalam bidang pendidikan.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bapak ibu yang telah mendidik warga Cianjur," katanya.

Bupati meminta kepada pengelola PKBM agar terus berjuang mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya, dalam rangka meningkatkan pendidikan di Kabupaten Cianjur. PKBM jangan hanya sekedar mendapatkan sertifikat, tapi dampaknya harus nyata. 

"Ketika ada warga yang sudah lulus dari PKBM, bisa menjadi warga yang berdaya, tidak jadi beban masyarakat atau pengangguran," Ucap dia.

Bupati berharap, lembaga PKBM Cianjur bisa menjadi lembaga yang dipercaya oleh masyarakat, memiliki kualitas baik serta menelurkan warga belajar yang berdaya, sehingga indeks pembangunan manusia di Kabupaten Cianjur pun akan terbantu oleh lembaga PKBM. 

"Oleh karenanya, kami siap membantu sarana dan prasarana untuk PKBM," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD FK PKBM Kabupaten Cianjur, Deni Abdul Kholik menjelaskan, FK PKBM merupakan sebuah organisasi kemasyarakatan yang didirikan pada tanggal 29 Desember 2002, di tingkat pusat dan membentuk ke tingkat provinsi dan kabupaten dan kota.  

Deni menjelaskan, tugas FK PKBM adalah menjalin komunikasi antar PKBM, menjadi penghubung antara PKBM dan pemerintah daerah atau dinas pendidikan. Kemudian membantu menyampaikan informasi program pemerintah, mengkoordinasikan kegiatan bersama rapat, pelatihan, seminar, bimtek dan lainnya.

"Selain itu, anggota FK PKBM adalah para kepala sekolah dan pengelola PKBM dan SKB," jelas Deni.

Sementara PKBM dan SKB, lanjut Deni, menyelenggarakan pendidikan non formal Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), Paket C (setara SMA), kursus dan pelatihan keterampilan pendidikan keaksaraan pendidikan pemberdayaan masyarakat.

Deni yang juga mantan Sekretaris PWI Cianjur ini menambahkan, sampai dengan tahun 2024, jumlah PKBM yang sudah ter-akreditasi sebanyak 83 PKBM. Lalu akhir tahun 2025, bertambah menjadi 251 PKBM dari jumlah total sebbanyak 369 dan 1 SKB. 

“Sementara penerima Bantuan Operasional Sekolah Penyelengaraan BOSP sebanyak 347 lembaga yang tersebar di 32 kecamatan di Cianjur,” imbuhnya. 

Deni berharap kegiatan bimtek ini dapat meningkatkan tata kelola lembaga PKBM yang berkualitas, peningkatan sumber daya manusia kepala sekolah, operator dan tutor. 

"Dengan harapan dapat meningkatkan indeks pembangunan pendidikan di Cianjur," Tukasnya. ( Ruslan Ependi)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Bupati Cianjur Berharap PKBM Bermanfaat Bagi Masyarakat

Terkini

Iklan