Iklan

Iklan

SEMANGAT PEMELIHARAAN TANAH HUTAN DENGAN MODAL KEIKHLASAN

14 Sep 2020, 18:00 WIB Last Updated 2020-09-14T11:00:52Z



MENINGKATAN PEMELIHARAAN TANAH HUTAN DENGAN MODAL KEIKHLASAN

CIANJUR//JournalNews.co.id: Berbincang tentang tata kelola dan manajemen hutan ternyata sangat menarik dan cukup menantang, terlebih bagi mereka yang memang awam dalam hal pemahaman tentang kehidupan hutan. Dedi Kusnadi penyuluh Kehutanan Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, berikut dengan Koordinator Kecamatan, Sonjaya didampingi Seketarisnya Aji Saputra serta Bendahar Jaenal Aripin, penyuluh kehutan swadaya masyarakat (PKSM), berkesempatan mendiskusikan tata kelola hutan dengan baik siang tadi, Senin (14/09). Definisi ataupun arti kata “kehutanan”  itu sendiri adalah adalah tanah luas yang ditumbuhi pepohonan, biasanya tidak dipelihara namun dibiarkan tumbuh liar layaknya hutan.

“Cianjur ini memiliki sumber daya alam yang mumpuni, hutan adalah salahsatunya. Ini karunia dari Allah SWT yang harus tetap kita jaga agar tetap lestari di masa depan. Hutan itu mampu menopang hajat hidup manusia dan bahkan mampu menyelamatkan manusia dari beragam bencana alam jika kita bisa memeliharanya dengan tulus ikhlas. Pun sebaliknya, hutan akan menjadi bencana manakala ia diperlakukan sewenang-wenang oleh tangan-tangan jahat manusia. tutur Dedi dengan nada ingin meyakinkan.

Perjumpaan yang tidak disengaja antara Jurnalis JN dengan Dedi memberikan berkah tersendiri, terutama tambah Dedi.  
"Saya sangat bersukur  bertemu dengan rekan media hari ini, dan bisa bercakap tentang seputar Kehutanan, kami sedang melakukan kunjungan ke setiap Desa untuk memsosialisasikan menganai pemeliharaan atau merawat tanah hutan, dan itupuh harus tanak hak milik. Apabila ada lahan tidur, tanah yang tidak terawat, maka para pemilik bisa mengajukan bibit- bibit tanaman produktif, diantaranya bibit albasiah atau jengjen juga pohon jati India dan jati Jabon. Itu penanaman di hutan rakyat dan merupakan salahsatu upaya penghijauan (Vegetatin) kerjasama anatara pemerintah dan masyarakat sekitar atau masyarakat adat pemangku hutan.” Tutur Dedi menambkan pengetahuannya seputar manajemen pengelolaan hutan yang  ia pahami.  

Dedi menambahkan pula bahwa pengetahuan yang mencakup pengusahaan tanah hutan sebagai sumber produksi yang permanen, penanaman dan penggunaan kayu, pengaturan hutan guna proteksi air, pengaliran air sungai,  akan menjadikan udara terasa sejuk dan menyenangkan.

“ini merupakan sebuah tujuan hidup yang sangat bermakna, berguna bagi semua. Akan tetapi harus ada sebuah tekad yang kuat, perjuangan yang konsisten demi kebaikan masyarakat. jangan pernah lupakan pengorbanan para pejuang lingkungan yang terus menjaga agar hutan di Cianjur ini tetap utuh dan lestari sebagaimana harusnya. Pengorbanan pikiran, tenaga, dan waktu, itu adalah bentuk berkorban yang tiada akan ternilai harganya oleh apapun. Semua pekerjaan harus didasari oleh keikhlasan.” pungkas Dedi meyakinkan awak media JN, siang itu.  (Ateng/ Nurdin)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • SEMANGAT PEMELIHARAAN TANAH HUTAN DENGAN MODAL KEIKHLASAN

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x