Netsembilan.com Indramayu-
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu bekerja sama dengan Pemerintah Desa Malang Semirang menggelar sosialisasi budidaya dan pengolahan hasil budidaya jamur tiram bagi warga binaan blok wanita, Senin (03/08/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan melalui pembinaan yang produktif.
Sosialisasi disampaikan oleh tiga narasumber dari Pemerintah Desa Malang Semirang. Warga binaan memperoleh materi mengenai teknik budidaya jamur tiram, perawatan, pengendalian hama dan penyakit, faktor keberhasilan budidaya, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah.
Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti demonstrasi pembuatan jamur crispy sebagai salah satu bentuk pengolahan hasil panen.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, mengatakan, bahwa pembinanaan kemandirian harus bisa menjadi bekal bagi warga binaan setelah kembali ke tengah Masyarakat.
"Pembinaan kemandirian harus memberikan manfaat yang nyata bagi warga binaan. Kami ingin mereka tidak hanya memiliki pengetahuan tentang budidaya dan pengolahan jamur tiram, tetapi juga keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha setelah kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.
Usai kegiatan, Kasi Binadikgiatja Lapas Indramayu, Rachmad Putra mengajak para narasumber meninjau progres budidaya jamur tiram yang dikelola oleh warga binaan sebagai bentuk evaluasi sekaligus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Desa Malang Semirang.
Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan pembinaan kemandirian melalui kegiatan kerja produktif. Melalui pembinaan ini diharapkan warga binaan memiliki keterampilan, produktivitas, dan kepercayaan diri yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat. (Ari)