Iklan

Iklan

Malam Renungan Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Indramayu Ajak Kader Muda Refleksikan Sejarah

klikindonesia
26 Jul 2026, 22:49 WIB Last Updated 2026-07-26T15:49:14Z
Netsembilan.com Indramayu — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan refleksi peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli) bertajuk "Meretas Jalan Demokrasi" di kantor DPC PDI Perjuangan Indramayu, Minggu (26/7/2026) malam.

Rangkaian peringatan tiga dekade tragedi bersejarah ini diisi dengan beragam kegiatan memorial, mulai dari pameran lukisan, pemutaran film dokumenter (nobar) kudatuli, renungan dan doa untuk pejuang demokrasi, orasi kebangsaan, deklamasi puisi, monolog, musikalisasi puisi, hingga ruang silaturahmi lintas generasi.

Momentum ini dimaknai sebagai upaya memperkuat semangat perjuangan kader dalam menjaga tatanan demokrasi, melawan ketidakadilan, serta menegaskan komitmen keberpihakan partai kepada rakyat kecil.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala BBHAR DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Jajaran Pengurus DPC, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Indramayu, Badan dan Sayap Partai, Pengurus PAC hingga Ranting Partai, mahasiswa, aktivis, serta para kader senior yang pernah berada di garis depan perjuangan politik pada tahun 1996.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin menyampaikan, peristiwa 27 Juli merupakan tonggak penting perjuangan kader dalam menghadapi tekanan politik rezim otoriter sekaligus mempertahankan eksistensi dan integritas partai.
"Refleksi 30 tahun ini kami ingin kembali menegaskan bahwa keberanian menghadapi ketidakadilan itu penting. Keteguhan, keyakinan, dan komitmen untuk terus mengawal demokrasi serta tetap bersama rakyat adalah nilai dasar yang harus terus dijaga," ujar H. Sirojudin.

Dalam kesempatan tersebut, H. Sirojudin memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para kader senior dan eksponen 1996 yang konsisten membela partai selama puluhan tahun tanpa memburu jabatan atau keuntungan politik praktis.

Menurutnya, kesetiaan mereka lahir murni dari keyakinan terhadap cita-cita perjuangan yang dipimpin oleh Ibu Megawati Soekarnoputri.

"Guna memastikan nilai-nilai historis tersebut tidak padam, DPC PDI Perjuangan Indramayu terus mendorong proses regenerasi kepemimpinan. Saat ini, lebih dari 40 persen struktur kepengurusan DPC PDI Perjuangan Indramayu telah diisi oleh generasi muda dan kaum perempuan," terangnya

Melalui perpaduan antara pengalaman para senior dan energi generasi muda, lanjut H Sirojudin, PDI Perjuangan Indramayu optimistis dapat terus menjadi benteng pertahanan demokrasi dan penyambung lidah rakyat di daerah.

"Diskusi ini tidak hanya berhenti pada romantisme sejarah, tetapi mampu melahirkan refleksi yang sesuai dengan kapasitas intelektual dan ideologis kader, khususnya bagi kader baru di tingkat Ranting," tandasnya

Ia menambahkan, hal ini adalah kesempatan untuk diskusi secara aktif, dan menjadikan forum ini sebagai ruang belajar bersama.

"Mudah-mudahan ini juga menjadi salah satu penguatan organisasi dan semakin menumbuhkan komitmen untuk terus hadir sebagai partai yang selalu berpihak kepada rakyat,” pungkasnya

Melalui kegiatan renungan dan sarasehan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu berharap, seluruh kader mulai tingkat cabang hingga ranting, dapat memahami sejarah perjuangan partai sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan, soliditas organisasi, serta nilai-nilai ideologis yang menjadi landasan perjuangan PDI Perjuangan.

Acara tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri ratusan kader PDI Perjuangan, mahasiswa, aktivis dan masyarakat sekitar, yang menyaksikan langsung rangkaian kegiatan tersebut hingga selesai.  (Ari)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Malam Renungan Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Indramayu Ajak Kader Muda Refleksikan Sejarah

Terkini

Iklan