Iklan

Iklan

Puncak HJC ke-349 dan HUT RI ke-81: Karnaval Cianjur Fest 2026 Jadi Motor Penggerak Ekonomi & Pelestarian Budaya Lokal

klikindonesia
23 Agu 2026, 17:57 WIB Last Updated 2026-08-23T10:57:43Z
CIANJUR, 23 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Cianjur sukses menggelar puncak perayaan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui gelaran Cianjur Fest 2026 yang berlangsung pada Sabtu (22/8). Ribuan warga dari berbagai penjuru daerah, termasuk pengunjung dari Sukabumi, Bogor, hingga Bandung, memadati ruas jalan utama untuk menyaksikan langsung pawai helaran budaya yang spektakuler.

Berbeda dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya, Karnaval HJC ke-349 tahun ini mengusung konsep edutainment yang mengintegrasikan tiga pilar budaya khas Cianjur, yakni Maos (membaca), Mamaos (seni suara), dan Maenpo (pencak silat). Selain itu, potensi unggulan daerah seperti kuliner tauco, perkebunan teh, hingga durian turut dipamerkan dalam iringan arak-arakan yang semarak, menjadikan karnaval sebagai etalase identitas daerah yang utuh.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, dalam sambutannya di tengah lintasan karnaval, menegaskan bahwa perayaan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai seremonial hiburan semata, melainkan sebagai momentum strategis untuk kebangkitan ekonomi kerakyatan.

"Alhamdulillah, antusiasme tahun ini jauh lebih ramai dari tahun kemarin. Saya melihat ini peluang luar biasa bagi UMKM kita. Berkat hadirnya pengunjung dari luar daerah, perputaran uang di sektor kuliner dan jasa meroket secara signifikan. Kami ingin Cianjur tidak hanya ramai di hari ini, tetapi juga memberikan kemanfaatan berkelanjutan bagi pedagang kecil," ujar Wahyu.

Orang nomor satu di Cianjur itu juga menyoroti pentingnya fungsi edukasi dalam kemasan karnaval. Di tengah derasnya arus globalisasi, pihaknya secara sadar mengemas tokoh-tokoh sejarah, situs warisan leluhur, hingga nilai-nilai religi ke dalam pertunjukan. Hal ini bertujuan untuk menanamkan kembali kecintaan generasi milenial dan Gen Z terhadap tradisi lokal agar tidak tergerus budaya asing.

"Kami tidak ingin anak-anak kita hanya jadi penonton. Lewat karnaval ini, kami perkenalkan Situs Megalitikum Gunung Padang, Kebun Raya Cibodas, hingga Taman Bunga Nusantara. Ini adalah upaya promosi masif bahwa Cianjur punya sejarah luhur dan destinasi wisata kelas dunia. Harapan kami, mereka tidak hanya mampir, tapi mau menginap dan berwisata di Cianjur," tambahnya.

Puncak acara yang digelar pada malam harinya semakin menyemarakkan suasana dengan kegiatan Gema Syiar. Acara religi tersebut menghadirkan penceramah kondang Ustaz Dennis Lim serta penyanyi religi Opick yang membawakan lagu andalan Tombo Ati, menutup rangkaian hari jadi ke-349 dengan nuansa spiritual yang mendalam.

Dengan berakhirnya rangkaian acara secara lancar dan kondusif, Pemerintah Kabupaten Cianjur optimistis bahwa momentum HJC ke-349 ini menjadi fondasi kuat untuk menjadikan tahun 2026 sebagai titik balik pemulihan ekonomi sekaligus kebangkitan budaya di Bumi Tatar Cianjur.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Puncak HJC ke-349 dan HUT RI ke-81: Karnaval Cianjur Fest 2026 Jadi Motor Penggerak Ekonomi & Pelestarian Budaya Lokal

Terkini

Iklan