Iklan

Iklan

​Sinergi Nyata Kodim, Bulog, dan DKPP Rekor Penyerapan Gabah 90% Amankan Lumbung Pangan Nasional

klikindonesia
15 Jul 2026, 17:41 WIB Last Updated 2026-07-15T10:41:32Z
Netsembilan.com Indramayu – Kabupaten Indramayu kembali membuktikan kelasnya sebagai lumbung pangan utama nasional.
Melalui sinergi kokoh antara Kodim 0616/Indramayu, Perum Bulog Cabang Indramayu, dan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu Rabu 15/7/2026.


 realisasi penyerapan gabah petani hingga pertengahan Juli 2026 sukses mencatatkan capaian gemilang. Tidak tanggung-tanggung, penyerapan telah menembus angka 90 persen dari target pemerintah, atau setara dengan 158 ribu ton setara beras dari target 174 ribu ton.

​Keberhasilan luar biasa ini dikawal langsung oleh pemangku kebijakan. Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo bersama jajaran Bulog dan Dinas Pertanian turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan di Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan TNI dalam memberikan jaminan kesejahteraan bagi para petani di bumi Wiralodra.

​Kodim 0616/Indramayu Setia Mengawal dari Hulu hingga Hilir
​Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Arm Tulus Widodo, menegaskan bahwa kehadiran TNI bukan sekadar pendampingan, melainkan wujud pengabdian dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa. Berkat pengawalan intensif ini, serapan gabah tahun ini melonjak tajam hingga 20 persen dibandingkan tahun lalu.

​"Kodim mendapat tugas melakukan pendampingan ketahanan pangan mulai dari proses tanam, pengairan, pemupukan hingga penyerapan hasil panen. 

Sinergi ini memastikan harga di tingkat petani tetap stabil sesuai ketentuan pemerintah, yaitu Rp 6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP), sehingga kesejahteraan petani tetap terlindungi," ujar Letkol Arm Tulus Widodo optimis.

​Komitmen Pelayanan Bulog Pecah Rekor dan Bayar Tunai di Lokasi
​Langkah impresif juga ditunjukkan oleh Perum Bulog Cabang Indramayu. Kepala Bulog Cabang Indramayu, Apip Wijaya, mengungkapkan bahwa capaian serapan tahun ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah berdirinya Bulog di wilayah Indramayu. Meskipun musim panen mulai berakhir, Bulog tetap bergerak agresif menyerap gabah petani dengan kapasitas mencapai 2.000 ton per hari.

​Untuk memberikan pelayanan terbaik dan memotong rantai birokrasi, Bulog menerapkan sistem yang sangat menguntungkan petani
​Pembayaran Tunai di Lokasi: Petain langsung menerima haknya secara tunai sebesar Rp6.500/kg tanpa penundaan.

​Optimalisasi Mutu Prioritas diberikan pada GKP berkualitas baik. Sementara untuk gabah yang kurang memenuhi standar, Bulog merangkul mitra pengeringan (dryer) untuk mengolahnya agar tetap terserap dengan harga yang layak.

​Pendampingan Berkelanjutan: Proses penyerapan dipastikan akan terus bergulir hingga Desember 2026 melalui koordinasi ketat bersama TNI dan Pemda.

​Distan Indramayu Optimis Target 1,6 Juta Ton Padi Terealisasi
​Di sisi hulu produksi, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pertanian terus memacu produktivitas lahan. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto, memproyeksikan total produksi padi pada tahun 2026 ini mampu melampaui 1,6 juta ton.
(Ari)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • ​Sinergi Nyata Kodim, Bulog, dan DKPP Rekor Penyerapan Gabah 90% Amankan Lumbung Pangan Nasional

Terkini

Iklan