Lampung Utara. NET9.COM, -
Pendaftaran Siswa Baru SPMB. Tahun ajaran 2026/2027 berlangsung serentak secara nasional melalui jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Proses pendaftaran mayoritas diselenggarakan secara online melalui portal resmi pemerintah daerah dengan jadwal penerimaan dan pendaftaran pada tiap daerah seperti apa yang telah berjalan di Kabupaten Lampung Utara.
Berdasarkan terkait adanya keunikan yang justru telah sangat melanggar dan bertentangan pada aturan pemerintah pada prosedur program dan tatacara pada pendaptaran sekolah siswa didik baru di SMA NEGERI 4 KOTABUMI.
Berdasarkan keterangan narasumber yang enggan di sebutkan namanya sebuah saja dia MAS BOY, merupakan Warga Kelurahan Sidang Sari, Kecamatan Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara.
Mengutarakan rasa kekecewaannya pada hasil pendaptaran sekolah di SMA NEGERI 4 KOTABUMI. Diduga adanya permainan pada pihak oknum Operator sekolah, atau yang di kenal adanya (ORDAL) Orang Dalam. Yang pernah berhubungan. Dan berkomunikasi terkait tawar menawar jumlah nilai Rupiah jika ingin anaknya masuk dan di terima di sekolah SMA NEGERI 4 KOTABUMI. Lewat Jalur Langit, Dengan diminta uang Berkisar Rp. 3000.000. (Tiga Juta) hingga Rp. 3500.000. ( Tiga Juta Lima ratus ribu)
Yang bahkan sempat ber nego berkomunikasi dengan istri saya melalui Pesan Whats App miliknya, namun MAS BOY, termaksud warga dari kalangan menengah tidak memiliki uang sebanyak itu, siapa orang tua yang tidak ingin anaknya masuk dan diterima di sekolah, melainkan faktor ekonomi dan keadaan yang tidak dapat memenuhi keinginan si oknum Calok anak sekolah tersebut, Ucap Mas Boy.
Begitupun yang di ikuti kepada warga lainnya kurang lebih ada tiga keluarga yang juga mendaftarkan anaknya masuk sekolah yang sama di SMA NEGERI 4 KOTABUMI yang diduga sudah menjalin kerja sama telah memenuhi keinginan dari Oknum si Calok itu tersebut yang Biyasa dikenal dalam istilah sebutan anak jaman sekarang MELALUI JALUR LANGIT.
Namun sayang karena saya tidak mengikuti keinginan Oknum si Calok tersebut untuk mengeluarkan uang agar anak saya masuk diterima di sekolah, akhirnya nama anak saya tidak tertera dan diterima pada pengumuman penerimaan siswa didik baru Sekolah SMU NEGERI 4 KOTABUMI yang justru Diduga kurang lebih adanya tiga siswa warga kelurahan Sindang sari, yang memenuhi keinginan Oknum si calok tersebut justru masuk dan di terima sebagai siswa didik baru SMA NEGERI 4 KOTABUMI. Ungkap MAS BOY.
Berharap kepada instansi dinas Pendidikan Provinsi terkait, aparat penegak hukum, Pemerintah kabupaten Lampung Utara, Bapak Gubernur Lampung, dapat menindak dengan tegas mengusut hingga tuntas dugaan jual beli kursi sekolah pada penerimaan siswa didik baru Sekolah SMA NEGERI 4 KOTABUMI. Demi kesejahteraan masyarakat dalam peningkatan sektor dunia pendidikan, yang bersih dari pungli dalam dugaan ajang memperkaya diri. Begitu halnya yang di sampaikan MAS BOY, saya ingin Lampung Utara ini dibersihkan dari orang orang yang bermain dan merusak dunia pendidikan demi kelangsungan masa depan para generasi penerus bangsa terdepan. Jika harus tangkap dan proses Oknum para Calok/Pungli yang mejadikan pendidikan anak sebagai ajang bisnis bagi mereka Mecari keuntungan. Ucap MAS BOY Dengan nada Keras.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak kepala sekolah SMA NEGERI 4 KOTABUMI. belom dapat untuk di hubungi dan di jumpai keberadaanya di sekolah. Dalam menyikapi terkait dugaan ajang pungli pendaftaran siswa didik baru SMA NEGERI 4 KOTABUMI.
( Firman. NET9. Lampura. )