Netsembilan.com Indramayu – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Kabupaten Indramayu saat pelepasan jemaah haji kelompok terbang (kloter) 10. Sebanyak 445 orang yang terdiri dari jemaah dan petugas haji resmi diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Kertajati, Selasa (28/4/2026).
Suasana haru dan penuh doa menyelimuti acara pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Indramayu Kloter 10 tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Bupati Indramayu Lucky Hakim Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi para tamu Allah yang akan berangkat ke tanah suci.
Lucky Hakim Bupati Indramayu mengatakan Doa kan untuk Jemaah dan DaerahvPemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.
"Semoga menjadi haji yang mabrur. Di sana banyak malaikat dan doa insya Allah mustajab, tolong doakan Indramayu agar menjadi kabupaten yang baik, penuh rahmat Allah, dan dilancarkan segala hajat kita," ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Drs H. Efendi, M.H.l menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang. "Alhamdulillah, hari ini jemaah kloter 10 sudah berkumpul di pendopo. Kendaraan bus juga sudah diperiksa dan kapasitasnya sesuai dengan rombongan masing-masing. Total ada 441 jemaah dan 4 petugas kloter," ujarnya.
Fasilitas bagi Lansia dan Disabilitas
Terkait jemaah dengan kebutuhan khusus, Fendi menjelaskan bahwa terdapat 17 jemaah yang menggunakan kursi roda. Namun, kursi roda pribadi milik jemaah tersebut telah dikemas bersama koper bagasi untuk mempermudah mobilisasi selama perjalanan.
"Kursi roda jemaah dimasukkan ke bagasi dan akan diambil nanti di Madinah. Untuk mobilitas dari pendopo, embarkasi, hingga bandara, kami sudah menyediakan fasilitas kursi roda khusus di setiap titik tersebut," tambah Efendi.
Pesan untuk Jemaah
Sesuai dengan tagline haji tahun ini, yaitu "Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan", pihak penyelenggara mengimbau seluruh jemaah untuk saling menjaga dan mengutamakan kelompok rentan.
"Kami berharap jemaah yang masih muda dapat mendahulukan dan membantu lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah perempuan. Penting untuk menjaga kekompakan sesama jemaah," pesan Efendi.
Selain itu, ia juga menitipkan doa kepada para jemaah agar Kabupaten Indramayu senantiasa diberkahi.
"Mohon doanya agar Kabupaten Indramayu menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang baik dan penuh ampunan Tuhan)," pungkasnya.
(Ari)