Ormas Gempa : Penyerahan Kunci "Bedah Rumah", Pengganti Sebatang Rokok Meraih Kunci Syurga
Cari Berita

Advertisement

Ormas Gempa : Penyerahan Kunci "Bedah Rumah", Pengganti Sebatang Rokok Meraih Kunci Syurga

July 2, 2020


(foto/Mt)

NET 9 | CIANJUR - Akhirnya, rampung sudah pembangunan "Bedah Rumah", digeber Ormas DPP Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa), milik pasangan suami istri (Pasutri), Endang Rahmat (32) dan Sumi (30) warga Kampung Cipurut RT3/3, Desa Cijagang, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (2/7/2020) malam.

Gerakan peduli bedah rumah terhadap sesama aksi sosial kemanusiaan tersebut, mulai dilaksanakan pembangunannya, Jumat pada tanggal 19 Juni 2020. Saat ini, sudah selesai. Dan, telah diterima pemilik penyerahan kunci sekaligus doa bersama.

"Target kemarin, selama sekitar 15 hari. Dan, alhamdulillah, pembangunan 12 hari sudah  selesai untuk bedah rumah milik salah satu warga," ujar Ketua Umum (Ketum) DPP Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (Gempa), H. Aa Ujang Majudien Alq, kepada awak media.

Aa Majudien memaparkan, ini adalah sala satu bukti wujud dari program sosial kemanusiaan. Melalui tema "Sebatang Rokok untuk Meraih Kunci Syurga", artinya kepedulian umat.


"Nah, yang lebih pokok adalah memotivasi umat, agar bisa mandiri di dalam hal menyikapi permasalahan kepentingan di lingkungannya," katanya, saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020).

Bahkan, aksi gerakan sosial kemanusiaan dilakuka tersebut, buka  bedah rumah (Rutilahu) saja. Melainkan, kini juga sedang membangun satu unit Musolah ukuran 5x7 meter, di Kampung Citespong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Selain itu, masih papar Ketum DPP Gempa, untuk membangkitkan kembali sifat kepedulian umat dalam hal saling tolong menolong  dan rasa gotong royong. Dalam hal, mengatasi persoalan masalah di lingkungannya.

"Ya, terutama dalam hal mengatasi kebutuhan warga, yang ada di garis kemiskinan. Juga, untuk pembangunan sarana peribadahan, seperti Mushola dan lainnya," papar U. Majudien.

Sementara, Ketua DPW Gempa Jabar , ustadz Haidar mengatakan, mudah-mudahan dengan program saat ini digeber, menjadi motivasi buat masyarakat lainnya. Bisa bangkit ,bergairah kembali  dalam hal tolong menolong dan gotong royong.

Ustadz Haidar menyambungkan, dimana sifat-sifat tolongmenolong, dan gotong royong, merupakan sifat budaya bangsa, yang hampir punah di masyarakat. Dan, sifat inipun yang di anjurkan oleh ajaran Islam.

"Tentunya, tolongmenolong dalam hal kebaikan. Dan, teruslah melakukan kebaikan jangan henti," pungkasnya.

Terpisah, Endang Rahmat (32) warga setempat sebagai penerima manfaat memaparkan, dirinya merasa terharu, sedih dan senang. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata kang? sangat berterimakasih sekali kepada Ormas Gempa, telah peduli. 

Rasanya ingin menangis, aku Endang, merasa sedih. Semoga, kebaikan diberika bisa diganti berlipat ganda atau dibalas oleh Alloh SWT. 
Ormas Gempa, tetap terdepan melakukan aksi sosial kemusiaan tuk membantu terhadap sesama, hal positif. 

"Saya, sekeluarga mengucapkan terima kasih telah dibantu," paparnya, telihat seakan tak kuat menahan tetesan air mata.(Mt)