Jelang Pilkada, Rapid Test Akan Dilakukan di 45 Puskesmas di Cianjur
Cari Berita

Advertisement

Jelang Pilkada, Rapid Test Akan Dilakukan di 45 Puskesmas di Cianjur

June 26, 2020



(Foto/netsembilan)

NET 9 | CIANJUR -  Ketua KPUD Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah memastikan, ada sebanyak 2.553 PPS dan PPK, sebelum verifikasi faktual. Itu, telah mengikuti  rapid test.

Hal tersebut dilakukan, Forkopimda Cianjur, dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Cianjur, upaya pemenuhan penerapan protokol kesehatan, jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). 

"Pelaksanaan rapid test nanti, di puskesmas masing-masing kecamatan akan dilaksanakan  Pemerintah Daerah (Pemkab) Cianjur," kata Selly, Jumat (26/6/2020).

Masih jelas Selly, ada beberapa hal yang perlu disampaikan selain pemenuhan ketersediaan sarana penunjang protokol kesehatan baik itu penyelenggara KPU dan Bawaslu diantara pemenuhan APD. 

"Selain itu penyelenggara pemilu akan mengikuti tes rapid terlebih dulu," terangnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar mengatakan, sesuai usulan KPU kepada ketua gugus tugas Covid-19, Plt. Bupati Cianjur mengarahkan dinas kesehatan melaksanakan rapid test untuk PPS sekitar 2.900 orang.

Tresna menjelaskan, pelaksanaan rapid test akan dilakukan di 45 puskesmas, se Kabupaten Cianjur. 

"Diuapayakan sehari selesai, hari Sabtu mulai pelaksanaannya," singkatnya.

Terakhir, Tresna menambahkan. Bahkan, sebelumnya sudah  disampaikan, Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman saat rapat kerja (Rakor) Pemkab Cianjur dalam hal ini, gugus tugas Covid-19, mendukung sepenuhnya proses penyelenggaraan Pilkada 9 Desember 2020. Dan, menugaskan Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, untuk melaksanakan rapid test.

"Rapid test dilakukan, untuk para penyelenggaran Pilkada, by name by address," tutupnya.

(mt/jun)