Akibat Truk Pengankut Tanah Jalan Menjadi Kotor dan Licin, Kasat Lantas Akan Tindak Truk Pengangkut Tanah di Purwakarta
Cari Berita

Advertisement

Akibat Truk Pengankut Tanah Jalan Menjadi Kotor dan Licin, Kasat Lantas Akan Tindak Truk Pengangkut Tanah di Purwakarta

January 29, 2020




NET 9 | PURWAKARTA
Viralnya jalan yang berlumuran tanah merah di Jalan Raya Sukatani Purwakarta akibat dari hilir mudik truk bermuatan tanah merah dari perusahaan Galian C milik PT. LMA di Citapen Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta menjadi sorotan publik dan kemacetan yang panjang.

Sebab, tumpahan dari tanah merah yang dibawa truk tanah itu berceceran dijalanan ketika diguyur hujan, jalanan berubah jadi merah dan licin yang membahayakan pengguna jalan.

Terkait dengan hal tersebut, Kapolres Purwakarta AKBP Matrius melalui Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan bahwa ceceran tanah merah tersebut ketika hujan sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"itu membahayakan keselamatan, kita minta dinas terkait untuk segera membersihkan mumpung cuaca sedang cerah, apabila nanti hujan kembali itu bisa licin lagi klau ga dibersihkan," katanya saat di temui di polres Purwakarta, Rabu (29/01/2020).

 Menurutnya, pihaknya hanya mencegah terjadinya kecalakaan, dan untuk AMDAL lalin itu ada di dinas perhubungan. 

"Kami nantinya akan berkordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk yang tergabung dalam forum komunikasi lalu lintas", Jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang biasa disapa Bowo itu mengungkapkan bahwa jika hal itu terjadi kembali, kita akan tindak kendaraan truk tersebut.

Masih kata Bowo, bahwa pihaknya hanya masalah jalan saja untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan, sedangkan untuk masalah perizinan galian itu bukan kewenangan pihaknya.

Selain itu, Pihaknya sudah berkoordinasi denga Damkar Purwakarta dalam mengatasi jalan yang licin tersebut agar dibersihkan.

"Sampai saat ini Alhamdulillah belum ada korban jiwa akibat dari jalan yang licin itu, akan tetapi untuk korban yang berjatuhan itu ada beberapa, tapi tidak sampai parah", ungkapnya.

Lebih jauh, pihaknya akan tetap berkoordinasi untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan agar tidak menimbulkan kecalakaan yang fatal.

Laporan : Teguh