Iklan

Iklan

KPU Indramayu Gelar Evaluasi Pemutahiran pemilih

23 Des 2020, 20:50 WIB Last Updated 2020-12-23T15:54:49Z

NETSEMBILAN.COM | INDRAMAYU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indramayu bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) lakukan Evaluasi Pemutahiran Daftar Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Indramayu di Gedung PGRI Jalan. Wirapati sejak 21sampai 23 Desember 2020.

Komisioner KPU Indramayu, Masykur mengatakan,evaluasi kinerja operator data pemilih ditingkatan PPS tersebut dilaksanakan dengan harapan agar kinerja yang sudah baik mampu dipertahankan pada periode berikutnya. 

"Yakni pada Pemilihan Gubernur & wakil Gubernur tahun 2023 mendatang," kata Masykur. (23/12/2020).

KPU Indramayu lakukan evaluasi pasca gelar Pilbup dan santuni anggota PPS serta KPPS yang meninggal dunia

Masykur merasa bersyukur hingga akhir perhelatan Pilbup Indramayu tidak ada gugatan terkait data pemilih. Hal itu dikarenakan KPU Indramayu mempunyai aplikasi terkait Sistem Pemutakhiran Data Pemilih (Sipeta) dan Sistem Informasi Data Invalid dan ganda (Siandinda). Sistem ini bisa di promosikan untuk Jawa Barat atau bahkan bisa nasional.

"Kita melaksanakan acara evaluasi ini dibagi tiga gelombang, hari Senin 10 kecamatan dari PPS yang hadir untuk satu gelombangnya," ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua KPU Indramayu, Dadi Carmadi, menyerahkan sertifikat kepersertaan dari anggota PPS dan KPPS Pilkada 2020. Sertifikat tersebut selain untuk jaminan kecelakaan kerja, juga jaminan kematian. Dan terhitung ada anggota KPPS, PPS di kecamatan Kroya, Gantar, Tukdana, Kertasemaya, Jatibarang & Lohbener yang sudah diklaim meninggal dunia.

"Santunan dari BPJS ketenagakerjaan sebanyak Rp.42.000.000 untuk setiap   orang yang meninggal dunia. dalam waktu cepat ada penyerahan kepada keluarga yang ditinggalkan," pungkas Dadi.


Laporan : (Ari)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KPU Indramayu Gelar Evaluasi Pemutahiran pemilih

Terkini

Topik Populer

Iklan

kiri kanan

CLOSE ADS
-->
CLOSE ADS
-->